Assalamualaikum. Salam GenRe!
Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai materi Triad KRR.
Apa itu Triad KRR? Triad berarti 3 ancaman dasar, KRR berarti kesehatan reproduksi remaja. Jadi, Triad KRR merupakan 3 resiko/masalah dasar pada kesehatan reproduksi remaja. Triad KRR terdiri dari :
1. NAPZA
Napza merupakan singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Napza biasa disebut juga Narkoba.
Napza secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku seseorang. Hal ini dapat menimbulkan gangguan keadaan sosial yang ditandai dengan indikasi negatif, waktu pemakaian yang panjang dan pemakaian yang berlebihan.
Narkoba menurut efek yang ditimbulkan terbagi menjadi 3, yaitu :
》Depresan.
efek obat ini adalah menurunkan atau menekan kerja susunan syaraf pusat. Efeknya tergantung pada konsentrasi (kemurnian) dan berapa banyak/jumlah digunakan. Beberapa depresan memberi efekeuforia/perasaan gembira serta rasa tenang dan nyaman, dan tertidur.
》Stimulan.
efek zat atau obat ini adalah merangsang atau meningkatkan kerja susunan syaraf pusat, dan membuat pengguna merasa lebih segar, lebih waspada dan percaya diri. Zat atau obat ini meningkatkan denyut jantung, temperature tubuh dan tekanan darah. Kekuatan efeknya tergantung dosis. Efek lain terhadap tubuh adalah menurunkan nafsu makan, pelebaran pupil mata, banyak bicara, gelisah dan susah tidur.
》Halusinogen
jenis zat atau obat yang menyebabakan terjadinya halusinasi atau persimpangan persepsi dari kenyataan. Pengguna mengalami gangguan (distorsi) dari persepsi pendengaran, persepsi penglihatan, dan perasa. Misalnya: objek kecil menjadi besar, dekat menjadi jauh. Efek zat atau obat jenis halusinogen sulit diprediksi karena dipengaruhi oleh faktor individu – suasana hati pengguna.
DAMPAK PENYALAHGUNAAN NAPZA :
1) fisik
a. Gangguan pada system syaraf
b. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah c. Gangguan pada kulit
d. Gangguan pada paru-paru
e. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
f. Gangguan pada kesehatan reproduksi
g. Over dosis bisa menyebabkan kematian
2) psikis
a. lamban kerja,ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
b. hilang kepercayaan diri
c. pengkhayal, penuh curiga
d. tingkah laku yang brutal
e. sulit berkonsentrasi
f. perasaan kesal dan tertekan
g. cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
2. HIV/AIDS
HIV atau Human immunodeficiency virus adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi.
Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak diketahui bagaimana ia terinfeksi.
AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndromeadalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).
Penyakit ini dapat ditularkan melalui 3 hal. Yaitu melalui darah, air susu ibu, dan seks.
HIV AIDS berkembang sangat pesat di benua Afrika. Hampir sekitar 10% dari jumlah populasi dunia terdapat di sana, namun sayang sekali kira-kira 60% dari jumlah populasi ini mengidap AIDS. Begitu pula dengan Indonesia. Mengapa penyakit ini menyebar dengan begitu cepat? Karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun.
3. Seksualitas
Manusia adalah mahluk seksual. Itu fakta tidak terbantah. Seksualitas manusia bertanggung jawab atas pertumbuhan umat manusia yang sangat fantastis, dari hanya sekitar 300 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1000, menjadi hampir 7 miliar orang saat ini. Setiap tahun lahir manusia baru tidak kurang dari 100 juta orang. Jumlah yang luar biasa besar.
Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata seksualitas? Anda mungkin berpikir tentang hubungan seks. Pikiran Anda tidaklah keliru. Namun seksualitas bukan hanya tentang hubungan seks. Seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang mengalami, menghayati dan mengekspresikan diri sebagai mahluk seksual, dengan kata lain tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak berdasarkan posisinya sebagai mahluk seksual. Hubungan seks hanyalah salah satu aspek. Seksualitas mencakup banyak hal diluar itu. Segala sesuatu yang ada kaitannya dengan seks (ada kaitan dengan kelamin) tercakup di dalamnya.
Oleh karena itu, pendidikan seks sangat penting bagi remaja. Jangan sampai seksualitas dapat membawa pengaruh buruk pada remaja.
Itulah 3 resiko dasar pada kesehatan reproduksi remaja. PIK-R dibentuk agar dapat mencegah ketiga resiko tersebut bagi para remaja. Semoga remaja-remaja indonesia dapat tumbuh menjadi remaja yang sehat dan dapat menjadi masa depan bangsa yang baik.
Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai materi Triad KRR.
Apa itu Triad KRR? Triad berarti 3 ancaman dasar, KRR berarti kesehatan reproduksi remaja. Jadi, Triad KRR merupakan 3 resiko/masalah dasar pada kesehatan reproduksi remaja. Triad KRR terdiri dari :
1. NAPZA
Napza merupakan singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Napza biasa disebut juga Narkoba.
Napza secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku seseorang. Hal ini dapat menimbulkan gangguan keadaan sosial yang ditandai dengan indikasi negatif, waktu pemakaian yang panjang dan pemakaian yang berlebihan.
Narkoba menurut efek yang ditimbulkan terbagi menjadi 3, yaitu :
》Depresan.
efek obat ini adalah menurunkan atau menekan kerja susunan syaraf pusat. Efeknya tergantung pada konsentrasi (kemurnian) dan berapa banyak/jumlah digunakan. Beberapa depresan memberi efekeuforia/perasaan gembira serta rasa tenang dan nyaman, dan tertidur.
》Stimulan.
efek zat atau obat ini adalah merangsang atau meningkatkan kerja susunan syaraf pusat, dan membuat pengguna merasa lebih segar, lebih waspada dan percaya diri. Zat atau obat ini meningkatkan denyut jantung, temperature tubuh dan tekanan darah. Kekuatan efeknya tergantung dosis. Efek lain terhadap tubuh adalah menurunkan nafsu makan, pelebaran pupil mata, banyak bicara, gelisah dan susah tidur.
》Halusinogen
jenis zat atau obat yang menyebabakan terjadinya halusinasi atau persimpangan persepsi dari kenyataan. Pengguna mengalami gangguan (distorsi) dari persepsi pendengaran, persepsi penglihatan, dan perasa. Misalnya: objek kecil menjadi besar, dekat menjadi jauh. Efek zat atau obat jenis halusinogen sulit diprediksi karena dipengaruhi oleh faktor individu – suasana hati pengguna.
DAMPAK PENYALAHGUNAAN NAPZA :
1) fisik
a. Gangguan pada system syaraf
b. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah c. Gangguan pada kulit
d. Gangguan pada paru-paru
e. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
f. Gangguan pada kesehatan reproduksi
g. Over dosis bisa menyebabkan kematian
2) psikis
a. lamban kerja,ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
b. hilang kepercayaan diri
c. pengkhayal, penuh curiga
d. tingkah laku yang brutal
e. sulit berkonsentrasi
f. perasaan kesal dan tertekan
g. cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
2. HIV/AIDS
HIV atau Human immunodeficiency virus adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi.
Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak diketahui bagaimana ia terinfeksi.
AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndromeadalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).
Penyakit ini dapat ditularkan melalui 3 hal. Yaitu melalui darah, air susu ibu, dan seks.
HIV AIDS berkembang sangat pesat di benua Afrika. Hampir sekitar 10% dari jumlah populasi dunia terdapat di sana, namun sayang sekali kira-kira 60% dari jumlah populasi ini mengidap AIDS. Begitu pula dengan Indonesia. Mengapa penyakit ini menyebar dengan begitu cepat? Karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun.
3. Seksualitas
Manusia adalah mahluk seksual. Itu fakta tidak terbantah. Seksualitas manusia bertanggung jawab atas pertumbuhan umat manusia yang sangat fantastis, dari hanya sekitar 300 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1000, menjadi hampir 7 miliar orang saat ini. Setiap tahun lahir manusia baru tidak kurang dari 100 juta orang. Jumlah yang luar biasa besar.
Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata seksualitas? Anda mungkin berpikir tentang hubungan seks. Pikiran Anda tidaklah keliru. Namun seksualitas bukan hanya tentang hubungan seks. Seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang mengalami, menghayati dan mengekspresikan diri sebagai mahluk seksual, dengan kata lain tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak berdasarkan posisinya sebagai mahluk seksual. Hubungan seks hanyalah salah satu aspek. Seksualitas mencakup banyak hal diluar itu. Segala sesuatu yang ada kaitannya dengan seks (ada kaitan dengan kelamin) tercakup di dalamnya.
Oleh karena itu, pendidikan seks sangat penting bagi remaja. Jangan sampai seksualitas dapat membawa pengaruh buruk pada remaja.
Itulah 3 resiko dasar pada kesehatan reproduksi remaja. PIK-R dibentuk agar dapat mencegah ketiga resiko tersebut bagi para remaja. Semoga remaja-remaja indonesia dapat tumbuh menjadi remaja yang sehat dan dapat menjadi masa depan bangsa yang baik.
Komentar
Posting Komentar