Langsung ke konten utama

Pendewasaan Usia Perkawinan

Assalamualaikum. Salam GenRe! 
Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang pendewasaan usia perkawinan

Pendewasaan usia perkawinan atau yang biasa juga disebut dengan istilah PUP adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu saja tapi mengusahakan agar kehamilan pertamapun terjadi pada usia yang cukup dewasa.Pendewasaan usia perkawinan merupakan bagian dari program Keluarga Berencana Nasional. Pendewasaan usia perkawinan merupakan suatu kerangka yang tersusun oleh tiga masa reproduksi, yaitu :

1. Masa Menunda Perkawinan dan Kehamilan

Kelahiran anak yang baik, adalah apabila dilahirkan oleh seorang ibu yang telah berusia 20 tahun. Kelahiran anak, oleh seorang ibu dibawah usia 20 tahun akan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak yang bersangkutan.
Apabila sudah terlanjur menjadi pasangan suami istri yang masih dibawah usia 20 tahun, maka dianjurkan untuk menunda kehamilan, dengan menggunakan alat kontrasepsi yang tepat.

2. Masa Menjarangkan Kehamilan

Masa menjarangkan kehamilan terjadi pada umur 20-35 tahun. Secara empirik diketahui bahwa sebaiknya melahirkan pada periode umur 20-35 tahun. Dalam periode 15 tahun (usia 20-35 tahun) dianjurkan untuk memiliki 2 anak. Sehingga jarak ideal antara dua kelahiran adalah sekitar 7-8 tahun. Patokannya adalah jangan terjadi dua balita dalam periode 5 tahun. Untuk menjarangkan kehamilan dianjurkan menggunakan alat kontrasepsi. Pemakaian alat kontrasepsi pada tahap ini dilaksanakan untuk menjarangkan kelahiran agar ibu dapat menyusui anaknya dengan cukup banyak dan lama.

3. Masa Mencegah Kehamilan

Masa pencegaha kehamilan berada pada umur 35 tahun keatas. Sebab secara empirik diketahui melahirkan anak diatas usia 35 tahun banyak mengalami resiko. Pencegahan kehamilan adalah proses yang dilakukan dengan menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi yang akan dipakai diharapkan berlangsung sampai umur reproduksi dari PUS yang bersangkutan yaitu sekitar 20 tahun. 

Tujuan PUP yaitu memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional,  pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.

Mengapa perlu menunda perkawinan dan kehamilan? 

Penundaan dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan timbulnya risiko seperti ; keguguran, tekanan darah tinggi, keracunan kehamilan, timbulnya kesulitan persalinan, bayi lahir sebelum waktunya, berat bayi lahir rendah, dan lain lain. 

Dengan menunda usia perkawinan, diharapkan para remaja lebih siap dalam memasuki rumah tangga dan membina keluarga yang lebih harmonis. 

Oleh karena itu, ayo tunda usia perkawinan, dan buat generasi muda indonesia menjadi generasi yang bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Fungsi Keluarga

Assalamualaikum wr wb. Salam GenRe!  Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang 8 fungsi keluarga. 8 Fungsi Keluarga  sering kita jumpai kasus kenakalan remaja yang menjurus ke tindak kriminal, tindakan asusila dengan pelaku anak-anak di bawah umur, maupun hal yang terlihat “sepele” seperti hilangnya rasa hormat murid terhadap guru. Apa penyebabnya? Kita bisa saja menyebut perkembangan jaman dan gempuran teknologi sebagai beberapa penyebab kemerosotan moral tersebut. Namun, ada hal yang lebih dekat yang lupa kita periksa, yaitu keluarga. Keluarga menjadi peran terpenting bagi kehidupan seseorang sejak ia kanak-kanak. Melalui keluarga, karakter dan kebiasaan seseorang terbentuk. Pendidikan yang pertama pun berlangsung di dalam keluarga, bukan sekolah. Hilangnya peran penting keluarga dalam kehidupan seorang anak mampu menumbuhkan perilaku negatif yang ia bawa hingga dewasa. Karena itu, kita perlu memahami fungsi keluarga dengan baik saat kita memutuskan untuk ...

Pik-R SMPN 1 Depok

Assalamualaikum wr.wb Salam genre!! Halo kawan kawan semua. Kami dari Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Rays Shokat. Kami berlokasi di SMPN 1 Depok, Jalan Pemuda No.53 Pancoran Mas, Depok. Sebenarnya, apa itu PIK-R? PIK-R adalah singkatan dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja. PIK-R merupakan suatu wadah kegiatan PKBR (Pusat Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. Pik Remaja adalah suatu wadah dalam program GenRe, untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. Lalu, apa itu GenRe? GenRe adalah singkatan  dari Generasi Berencana. GenRe merupakan suatu program di bawah naungan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) yang dikembangkan dalam rangka penyiapan dan perencanaan keh...

TRIAD KRR

Assalamualaikum.   Salam GenRe! Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai materi Triad KRR. Apa itu Triad KRR? Triad berarti 3 ancaman dasar, KRR berarti kesehatan reproduksi remaja. Jadi, Triad KRR merupakan 3 resiko/masalah dasar pada kesehatan reproduksi remaja. Triad KRR terdiri dari : 1. NAPZA Napza merupakan singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Napza biasa disebut juga Narkoba. Napza secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku seseorang. Hal ini dapat menimbulkan gangguan keadaan sosial yang ditandai dengan indikasi negatif, waktu pemakaian yang panjang dan pemakaian yang berlebihan. Narkoba menurut efek yang ditimbulkan terbagi menjadi 3, yaitu : 》Depresan. efek obat ini adalah menurunkan atau menekan kerja susunan syaraf pusat. Efeknya tergantun...